Sebagaimana sudah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PPK Subud Indonesia, maka 1-2 bulan sebelum pelaksanaan Kongres Nasional, harus diadakan Musyawarah Wilayah di setiap Komisariat untuk membahas materi Kongres.
Subud Bogor sendiri berada di Komisariat Wilayah IV Jawa Barat bersama Subud Cabang Bandung, Bandung Selatan dan Cimahi. Untuk mempersiapkan bahan Kongres Nasional ke-30 di Surabaya pada 3-5 Februari 2023, Koordinator Komwil IV Jawa Barat Ibu Ria Syafruddin mengundang segenap pengurus cabang untuk hadir pada Musyawarah Wilayah Komwil IV Jawa Barat di Bandung, pada 18 Desember 2022.

Pada Muswil itu, dibahas finalisasi materi keorganisasian dan ke-Pembantu Pelatih-an yang akan diajukan Komwil IV ke kongres. Selain itu, dibahas juga nama nama calon Ketua Umum dan Pembantu Pelatih Nasional (PPN) yang akan diusulkan oleh Komwil IV. Tak lupa, Muswil juga perlu memfinalkan usulan calon tuan rumah Kongres berikutnya pada 2025.

Untuk menghadiri Muswil di Bandung, Rombongan Subud Bogor mempersiapkan delegasi yang cukup besar. Tak kurang dari 20 peserta hadir dari Bogor, termasuk di dalamnya, rombongan dari Sukamulia. Pada hari pelaksanaan Muswil, rombongan berangkat dari hall Subud Bogor tepat pukul 5 pagi. Diharapkan pada pukul 8 pagi, rombongan sudah bisa tiba di Hall Moch Thoha, tempat Subud Bandung mengadakan kegiatan tersebut.
Selain dihadiri pengurus dan PP dari 4 cabang yang ada di Jawa Barat, Muswil juga dihadiri Ketua Umum PPK Subud Indonesia Pak M Ridwan, Konsilor Organisasi Pak Bagiyon, dan rombongan pengurus nasional lainnya. Juga hadir PPN Jawa Barat yakni Pak Slamet dan Bu Yati.

Setelah acara dimulai dengan latihan kejiwaan bersama, pembukaan diawali dengan sambutan Komwil IV Bu Ria disusul paparan dari Ketua Umum Pak Iwan. Selanjutnya setiap cabang melaporkan kondisi wilayahnya dari aspek jumlah anggota, keaktifan melaksanakan latihan kejiwaan, jumlah PP, dan keberadaan uang kas serta aset lainnya. Paparan para Ketua Cabang ini diharapkan memberikan gambaran mengenai kondisi Subud di lapangan dan membantu peserta Muswil mengidentifikasi masalah apa yang terjadi dan apa program kerja yang harus dirancang sebagai solusinya.
Pada sesi keorganisasian, para pengurus cabang yang hadir secara spesifik membahas rencana kehadiran para anggota di Kongres Nasional sebulan kemudian. Sarana transportasi dan akomodasi yang tersedia di Surabaya menjadi perdebatan yang cukup hangat. Disadari pentingnya untuk segera melunasi biaya pendaftaran dari semua calon peserta, agar panitia bisa lebih leluasa merencanakan berbagai acara untuk para peserta Kongres.

Muswil IV Jawa Barat kemudian ditutup dengan pembacaan rekomendasi sidang keorganisasian dan ke-PP-an untuk diajukan ke Kongres Nasional. Komwil IV juga mengusulkan Pak Iwan kembali ditesting untuk menjadi calon Ketua Umum PPK Subud Indonesia.

